Categories Ekonomi

Jasa Raharja Salurkan Santunan Rp38,06 Miliar Lebaran

sonicspirits – Jasa Raharja menyalurkan santunan sebesar Rp38,06 miliar selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dana ini sebagai bentuk perlindungan kepada korban kecelakaan. Langkah ini juga wujud komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan dan jaminan sosial bagi masyarakat.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin merinci penyaluran tersebut. Santunan diberikan selama periode 13–29 Maret 2026. Selain itu, perusahaan menerbitkan 6.588 surat jaminan. Surat jaminan ini ditujukan bagi korban luka-luka. Para korban dirawat di 2.816 rumah sakit mitra di seluruh Indonesia.

“Tidak ada satu pun korban yang boleh menunggu. Itulah komitmen kita, dan itulah yang kita buktikan,” tegas Awaluddin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa. “Seluruh santunan korban meninggal dunia, termasuk dari kecelakaan menonjol, telah diselesaikan sesuai ketentuan berlaku,” lanjutnya.

Selama Siaga Lebaran 2026, Jasa Raharja mencatat tren positif pada aspek keselamatan. Terjadi penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas. Masyarakat juga menunjukkan peningkatan kesadaran dalam berkendara. Hal ini terlihat di berbagai wilayah Indonesia.

Santunan diberikan tanpa proses yang rumit. Jasa Raharja memastikan pelayanan cepat dan tepat sasaran. Korban kecelakaan angkutan umum dan jalan raya mendapat perlindungan penuh. Program ini merupakan bagian dari jaminan sosial nasional.

Perusahaan terus berkoordinasi dengan rumah sakit mitra. Proses administrasi dilakukan secara digital untuk mempercepat penanganan. Keluarga korban meninggal dunia menerima santunan maksimal sesuai aturan. Korban luka-luka mendapat jaminan biaya perawatan hingga sembuh.

Awaluddin mengapresiasi kerja sama semua pihak. Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan rumah sakit berperan aktif. Kolaborasi ini memastikan tidak ada korban yang terabaikan. Jasa Raharja berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan. Masyarakat diimbau tetap memprioritaskan keselamatan saat berkendara.

“Baca Juga : Anak Riza Chalid Jadi Saksi di Sidang Korupsi Pertamina

Jasa Raharja Salurkan Santunan Rp38,06 Miliar Selama Angkutan Lebaran 2026

Jasa Raharja menyalurkan santunan sebesar Rp38,06 miliar selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dana ini sebagai bentuk perlindungan kepada korban kecelakaan. Langkah ini juga wujud komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan dan jaminan sosial bagi masyarakat.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin merinci penyaluran tersebut. Santunan diberikan selama periode 13–29 Maret 2026. Selain itu, perusahaan menerbitkan 6.588 surat jaminan. Surat jaminan ini ditujukan bagi korban luka-luka. Para korban dirawat di 2.816 rumah sakit mitra di seluruh Indonesia.

“Tidak ada satu pun korban yang boleh menunggu. Itulah komitmen kita, dan itulah yang kita buktikan,” tegas Awaluddin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa. “Seluruh santunan korban meninggal dunia, termasuk dari kecelakaan menonjol, telah diselesaikan sesuai ketentuan berlaku,” lanjutnya.

Selama Siaga Lebaran 2026, Jasa Raharja mencatat tren positif pada aspek keselamatan. Berdasarkan data Korlantas Polri periode 13–25 Maret, angka kecelakaan menurun sekitar lima persen. Jumlah korban meninggal dunia tercatat turun signifikan hingga sekitar 30 persen.

Awaluddin tidak menyampaikan rincian jumlah kecelakaan secara spesifik. Namun, capaian tersebut menjadi indikator positif. Hal ini menunjukkan penguatan keselamatan selama momentum mudik Lebaran tahun ini.

Jasa Raharja telah resmi menutup Siaga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Penutupan dilakukan di Jakarta pada Senin (30/3). Kegiatan itu menjadi penanda berakhirnya rangkaian kesiapsiagaan perusahaan. Jasa Raharja mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Perusahaan terus berkoordinasi dengan rumah sakit mitra. Proses administrasi dilakukan secara digital untuk mempercepat penanganan. Keluarga korban meninggal dunia menerima santunan maksimal sesuai aturan. Korban luka-luka mendapat jaminan biaya perawatan hingga sembuh.

Awaluddin mengapresiasi kerja sama semua pihak. Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan rumah sakit berperan aktif. Kolaborasi ini memastikan tidak ada korban yang terabaikan. Jasa Raharja berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan. Masyarakat diimbau tetap memprioritaskan keselamatan saat berkendara.

Jasa Raharja Salurkan Santunan Rp38,06 Miliar Selama Angkutan Lebaran 2026

Jasa Raharja menyalurkan santunan sebesar Rp38,06 miliar selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dana ini sebagai bentuk perlindungan kepada korban kecelakaan. Langkah ini juga wujud komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan dan jaminan sosial bagi masyarakat.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin merinci penyaluran tersebut. Santunan diberikan selama periode 13–29 Maret 2026. Selain itu, perusahaan menerbitkan 6.588 surat jaminan. Surat jaminan ini ditujukan bagi korban luka-luka. Para korban dirawat di 2.816 rumah sakit mitra di seluruh Indonesia.

“Tidak ada satu pun korban yang boleh menunggu. Itulah komitmen kita, dan itulah yang kita buktikan,” tegas Awaluddin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa. “Seluruh santunan korban meninggal dunia, termasuk dari kecelakaan menonjol, telah diselesaikan sesuai ketentuan berlaku,” lanjutnya.

Selama Siaga Lebaran 2026, Jasa Raharja mencatat tren positif pada aspek keselamatan. Berdasarkan data Korlantas Polri periode 13–25 Maret, angka kecelakaan menurun sekitar lima persen. Jumlah korban meninggal dunia tercatat turun signifikan hingga sekitar 30 persen.

Menurut Awaluddin, keberhasilan pelaksanaan Siaga Idul Fitri tahun ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat. Seluruh pemangku kepentingan terlibat aktif, mulai dari Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, hingga mitra rumah sakit dan operator transportasi.

Ia menegaskan, Siaga Idul Fitri bukan sekadar agenda tahunan. Program ini merupakan bentuk kehadiran negara. Negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Lebih lanjut, Awaluddin menekankan peran Jasa Raharja tidak hanya terbatas pada penanganan pascakecelakaan. Perusahaan juga mencakup upaya preventif yang dilakukan secara konsisten. Upaya tersebut meliputi edukasi keselamatan, pelaksanaan rampcheck, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, berbagai upaya tersebut telah memberikan dampak positif. Kondisi keselamatan selama periode Lebaran tahun ini menunjukkan peningkatan. Jasa Raharja berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan. Masyarakat diimbau tetap memprioritaskan keselamatan saat berkendara.

“Baca Juga : Presiden Temui Kaisar Naruhito, Perkuat Hubungan RI-Jepang

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like