Categories Ekonomi

Menko Polkam Pastikan Stok Beras Sumut Aman

Menko Polkam Pastikan Stok Beras Sumut Aman, Bulog Jamin Pasokan hingga Delapan Bulan

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan stok beras di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman. Kepastian itu disampaikan setelah ia meninjau Gudang Perum Bulog Pulo Brayan Darat I di Kota Medan, Jumat (3/7). Hasil peninjauan menunjukkan cadangan beras pemerintah, sistem distribusi, dan kesiapan Bulog berjalan sesuai rencana untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Djamari menilai pengelolaan stok pangan di Sumatera Utara telah dilakukan secara baik. Menurutnya, perencanaan distribusi maupun pemasukan beras berlangsung tertata sehingga pasokan untuk masyarakat tetap terjaga. Kondisi tersebut memberikan keyakinan bahwa kebutuhan beras masyarakat dapat dipenuhi dalam beberapa bulan ke depan tanpa kendala berarti.

Distribusi Beras Berjalan Baik dan Stok Dinilai Mencukupi

Dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu, Djamari mengatakan sistem distribusi yang diterapkan Bulog telah menunjukkan kesiapan menghadapi kebutuhan masyarakat. Ia menyebut perencanaan distribusi dan penambahan stok menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.

“Rencana pendistribusiannya sangat baik, begitu juga rencana pemasukannya. Ini menunjukkan sistem yang telah disiapkan berjalan dengan baik,” ujar Djamari.

Ia menegaskan bahwa cadangan beras pemerintah memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan nasional. Menurutnya, keberadaan stok pangan yang memadai menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan nasional.

Djamari mengingatkan bahwa setiap negara membutuhkan ketersediaan pangan yang cukup agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan baik. Karena itu, pemerintah terus memperkuat sistem pengelolaan cadangan pangan melalui Perum Bulog sebagai lembaga yang bertanggung jawab menjaga stok beras pemerintah.

Penguatan ketahanan pangan, lanjutnya, merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah tidak hanya mengejar target swasembada pangan, tetapi juga memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai salah satu lumbung pangan dunia melalui peningkatan produksi, penguatan distribusi, dan pengelolaan cadangan pangan yang lebih baik.

Djamari turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bulog yang terus menjaga ketersediaan pangan nasional. Ia berharap distribusi beras ke berbagai daerah tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi tanpa hambatan.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Bulog. Harapan rakyat adalah tetap tersedianya pangan di setiap daerah. Selamat bertugas dan syukurilah amanah yang diberikan negara ini,” katanya.

Sebelumnya, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima tambahan pasokan sebanyak 15.000 ton beras dari Bulog pusat. Tambahan stok tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat cadangan pangan di daerah sekaligus memastikan distribusi tetap lancar ketika permintaan meningkat.

Dengan tambahan pasokan tersebut, stok beras Bulog di Sumatera Utara kini mencapai sekitar 56.796 ton. Jumlah itu diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga delapan bulan ke depan apabila distribusi berjalan sesuai perencanaan.

baca juga: “BUMN Mulai Cetak Laba, Prabowo: Terima Kasih Danantara

Kepala Bulog Sumatera Utara sebelumnya menjelaskan bahwa stok tersebut disiapkan untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan apabila dibutuhkan. Cadangan itu juga dapat digunakan dalam pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga harga beras tetap terkendali di tingkat konsumen.

Program SPHP menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk mengurangi gejolak harga beras di pasaran. Melalui program tersebut, Bulog menyalurkan beras ke pasar dengan harga yang telah ditetapkan sehingga masyarakat tetap memperoleh akses terhadap pangan dengan harga yang wajar.

Selain menjaga stok, Bulog juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diperlukan agar distribusi beras dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah yang memiliki tantangan geografis maupun akses transportasi.

Penguatan cadangan pangan juga menjadi langkah antisipasi terhadap berbagai risiko, seperti cuaca ekstrem, bencana alam, maupun gangguan distribusi yang berpotensi memengaruhi pasokan pangan. Dengan stok yang memadai, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan intervensi apabila terjadi kelangkaan atau lonjakan harga di pasar.

Di sisi lain, pemerintah terus mendorong peningkatan produksi beras nasional melalui berbagai program di sektor pertanian. Upaya tersebut mencakup perluasan lahan tanam, peningkatan produktivitas, penyediaan benih unggul, modernisasi alat pertanian, hingga perbaikan sistem irigasi. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dari sisi produksi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.

Sumatera Utara sendiri merupakan salah satu daerah yang memiliki kontribusi penting terhadap produksi pangan nasional. Karena itu, ketersediaan stok beras di provinsi tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat setempat, tetapi juga mendukung stabilitas pasokan di wilayah sekitarnya.

Pemerintah menilai keberhasilan menjaga keseimbangan antara produksi, cadangan, dan distribusi menjadi faktor utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dengan sistem logistik yang semakin baik serta dukungan stok yang cukup, potensi gangguan pasokan dapat diminimalkan.

Ke depan, pemerintah bersama Perum Bulog akan terus memantau perkembangan stok, harga, dan distribusi beras di seluruh daerah. Evaluasi dilakukan secara berkala agar langkah antisipasi dapat segera diterapkan apabila muncul potensi gangguan terhadap pasokan pangan.

Melalui penguatan cadangan beras pemerintah, peningkatan produksi dalam negeri, serta distribusi yang lebih efektif, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh pasokan beras yang cukup dengan harga yang stabil. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung target Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

baca juga: “Perum Bulog miliki stok beras 5,18 juta ton per 2 Juli

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like