Categories Ekonomi

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Diperpanjang Sampai 24 Maret

SonicSpirits.com -Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 tahun 2026. Keputusan ini bertujuan meningkatkan akses pelatihan bagi masyarakat luas.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menyampaikan informasi tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Senin. Ia menekankan pentingnya memperluas kesempatan bagi peserta untuk mengikuti program ini.

“Perpanjangan masa pendaftaran kami lakukan agar lebih banyak masyarakat, terutama lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat, dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya,” ujar Darmawansyah.

Sebelumnya, pendaftaran dijadwalkan berakhir pada 6 Maret 2026. Dengan perpanjangan hingga 24 Maret, calon peserta memiliki waktu lebih luas untuk mendaftar secara daring melalui situs resmi skillhub.kemnaker.go.id.

Program Pelatihan Vokasi Nasional bertujuan meningkatkan keterampilan kerja dan kompetensi profesional peserta. Pelatihan ini mencakup berbagai bidang vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan pasar kerja saat ini.

Baca juga:“BPS: Telur, Cabai Rawit, hingga Daging Ayam Picu Kenaikan Harga”

Jadwal Dan Syarat Seleksi Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 hingga 24 Maret 2026. Program ini ditujukan bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun dengan akun SIAPkerja.

Prioritas diberikan kepada lulusan SMA, SMK, dan MA sederajat dari tahun 2023 hingga 2025. Program ini menyediakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kerja dan daya saing peserta di pasar tenaga kerja.

Seiring perpanjangan pendaftaran, tahapan seleksi Batch 1 juga disesuaikan. Pengisian asesmen Siap Latih harus dilakukan paling lambat 24 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Proses ini menjadi langkah awal dalam menentukan kecocokan peserta dengan program pelatihan.

Seleksi dan wawancara calon peserta dijadwalkan berlangsung pada 25–28 Maret 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 29 Maret 2026. Sedangkan kick off dan orientasi Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 tetap digelar pada 1 April 2026.

Calon peserta wajib membuat akun SIAPkerja sebelum mengikuti tahapan pendaftaran. Setelah akun aktif, peserta dapat mengisi Asesmen Kecocokan Kerja dan Asesmen Penilaian Diri atau Self Potential Inventory (SPI).

Peserta kemudian memilih program pelatihan sesuai minat dan kemampuan. Sistem daring ini memudahkan akses pendaftaran dari berbagai daerah tanpa harus hadir secara fisik.

Vokasi Nasional Batch 1 Tawarkan Beragam Kejuruan Sesuai Kebutuhan Industri

Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 menghadirkan berbagai bidang kejuruan untuk meningkatkan kompetensi peserta. Bidang yang tersedia meliputi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi.

Setiap bidang menawarkan pelatihan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Contohnya, peserta dapat mengikuti pelatihan Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, dan pengoperasian mesin CNC.

Bidang otomasi industri dan kendaraan listrik juga menjadi pilihan bagi peserta yang ingin menguasai teknologi modern. Selain itu, program meliputi cyber security, digital marketing, smart farming, dan pengolahan pangan industri.

“Program Pelatihan Vokasi Nasional ini dirancang langsung untuk menjawab kebutuhan dunia industri,” ujar Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker, Darmawansyah. Ia menekankan relevansi pelatihan terhadap pasar kerja.

Darmawansyah menambahkan, peserta yang lulus tidak hanya menerima sertifikat, tetapi juga kompetensi siap pakai. Hal ini memastikan mereka memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan perusahaan.

Pelatihan dirancang untuk menggabungkan teori dan praktik. Metode ini memungkinkan peserta memperoleh pengalaman langsung sesuai standar industri. Dengan demikian, lulusan lebih siap menghadapi tantangan kerja nyata.

Kemnaker mendorong masyarakat segera mendaftar sebelum batas waktu 24 Maret 2026. Pendaftaran daring mempermudah akses peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga:“Cinema XXI Terima Laba Bersih Sebesar Rp776,2 Miliar pada 2025”

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like