Categories Kesehatan

RS Permata Blora Raih Bintang Lima Layanan Digital JKN

sonicspirits – RS Permata Blora, Jawa Tengah, meraih predikat bintang lima layanan digital JKN untuk pertama kalinya.
Capaian ini menegaskan komitmen rumah sakit dalam transformasi digital layanan kesehatan.

Predikat tersebut diberikan atas kinerja layanan JKN berbasis digital yang konsisten.
Penilaian mencakup pendaftaran, antrean, dan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, menyebut implementasi digital berjalan sangat baik.
Ia menyampaikan hal itu saat memberikan keterangan di Blora, Kamis.

“Pendaftaran daring seluruh segmen telah mencapai 99 persen,” ujar Nuzuludin.
Ia menambahkan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN berada di angka 49 persen.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan adopsi layanan digital yang terus meningkat.
BPJS Kesehatan optimistis pemanfaatan Mobile JKN segera menembus 50 persen.

Transformasi digital mempermudah peserta JKN mengakses layanan kesehatan.
Pasien dapat mendaftar, mengambil antrean, dan mengakses informasi secara daring.

BPJS Kesehatan mendorong fasilitas kesehatan memperkuat layanan digital terintegrasi.
Langkah ini sejalan dengan program nasional transformasi sistem kesehatan.

RS Permata Blora menyiapkan sumber daya dan infrastruktur pendukung digitalisasi.
Upaya tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pasien.

Ke depan, RS Permata Blora menargetkan pemanfaatan layanan digital lebih luas.
Rumah sakit berkomitmen menjaga mutu layanan JKN berbasis teknologi berkelanjutan.

“Baca juga : Serangan 117 Drone Ukraina Hancurkan Pesawat Tempur Rusia

Rumah Sakit Blora Jadi Rujukan Digital JKN Wilayah Pati

Rumah Sakit Blora menegaskan capaian bintang lima digital JKN bukan sekadar penilaian administratif.
Indikator digital menjadi sarana meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi seluruh pasien.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, menyampaikan tujuan utama transformasi digital.
Ia menekankan layanan harus cepat, mudah, dan setara bagi semua peserta JKN.

“Indikator ini hanyalah batu loncatan menuju layanan yang lebih baik,” ujar Nuzuludin.
Ia menyebut antrean panjang kini dapat dihindari melalui identitas digital.

Pasien cukup datang dengan identitas digital dan langsung mendapatkan pelayanan.
Proses ini meningkatkan efisiensi dan kenyamanan di fasilitas kesehatan.

Nuzuludin menjelaskan seluruh indikator layanan digital RS Permata Blora telah terpenuhi.
Indikator tersebut mencakup bridging SEP dan penerapan SEP elektronik.

Layanan farmasi, antrean, dan rujukan juga telah terintegrasi digital.
Integrasi ini memperkuat sistem pelayanan JKN berbasis teknologi.

RS Permata Blora menjadi satu-satunya rumah sakit bintang lima di wilayah Cabang Pati.
Capaian ini dinilai luar biasa bagi rumah sakit tipe D.

BPJS Kesehatan juga memberikan bintang empat kepada sejumlah fasilitas kesehatan lain.
Daftarnya mencakup rumah sakit, klinik, dan balai kesehatan di Pati dan sekitarnya.

Nuzuludin berharap penghargaan memacu peningkatan mutu layanan digital.
Ia mendorong rumah sakit lain meniru langkah RS Permata Blora.

Direktur RS Permata Blora, dr. Zaenal Muttaqin, MARS, mengapresiasi capaian tersebut.
Ia menyebut hasil ini berasal dari komitmen transformasi digital berkelanjutan.

Zaenal mengungkapkan rumah sakit sebelumnya berada pada peringkat bawah indikator digital.
Perbaikan bertahap dilakukan melalui kerja sama seluruh jajaran.

Ke depan, RS Permata Blora menargetkan posisi sebagai rumah sakit digital unggulan.
Transformasi digital diharapkan memperluas akses layanan JKN berkualitas.

Digitalisasi 2024 Antar RS Permata Blora Raih Bintang Lima JKN

RS Permata Blora mulai menerapkan sistem digital yang lebih ramah pada 2024.
Transformasi ini menjadi fondasi peningkatan layanan Jaminan Kesehatan Nasional.

Direktur RS Permata Blora, dr. Zaenal Muttaqin, MARS, menjelaskan proses transisi tidak instan.
Perpindahan sistem sempat memengaruhi penilaian layanan pada tahap awal.

“Peralihan sistem membutuhkan waktu dan sempat berdampak pada penilaian,” ujar Zaenal.
Ia menegaskan pembenahan dilakukan secara bertahap dan konsisten.

Perbaikan signifikan terlihat dalam beberapa bulan terakhir.
Peningkatan terutama berasal dari penerapan bridging e-claim.

Layanan klaim elektronik mempercepat proses administrasi dan pembayaran.
Fitur ini menjadi pembeda RS Permata Blora dibanding rumah sakit lain.

Zaenal menyebut keberhasilan tersebut mengantarkan predikat bintang lima digital JKN.
Capaian ini menandakan kematangan sistem layanan berbasis teknologi.

RS Permata Blora juga menyiapkan peningkatan lanjutan layanan digital.
Fokus diarahkan pada optimalisasi seluruh indikator penilaian BPJS Kesehatan.

Menurut Zaenal, selisih 0,5 persen indikator setara 60 hingga 70 pasien.
Target tersebut dinilai realistis dengan kerja sama seluruh pihak.

Transformasi digital selaras dengan agenda nasional layanan kesehatan.
BPJS Kesehatan mendorong digitalisasi untuk efisiensi dan kesetaraan layanan.

Ke depan, RS Permata Blora optimistis mempertahankan predikat tertinggi.
Rumah sakit menargetkan layanan JKN yang semakin cepat dan terintegrasi.

“Baca juga : Mobil Listrik Polytron Laku Ribuan Unit dalam Sebulan

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like