Categories Politik

Gibran Upayakan Masa Tenggang Kredit bagi Penyintas Gempa NTT

Gibran Upayakan Masa Tenggang Kredit bagi Penyintas Gempa NTT

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengupayakan pemberian masa tenggang pembayaran kredit bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi warga selama proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Saat meninjau posko pengungsian di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Jumat, Gibran mendengarkan langsung aspirasi warga mengenai dampak gempa terhadap kehidupan mereka. Salah satu persoalan yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan kewajiban membayar pinjaman atau kredit ketika aktivitas ekonomi terganggu.

Gibran Koordinasikan Kelonggaran Pembayaran Kredit

Gibran mengatakan pemerintah akan memberikan keleluasaan kepada masyarakat terdampak agar kewajiban kredit tidak semakin membebani mereka selama masa bencana.

“Nanti akan diberikan sedikit keleluasaan biar tidak terbebani selama masa bencana. Tadi pagi sudah saya koordinasikan,” kata Gibran.

Dalam kunjungannya di Manggarai Timur, Gibran kembali menyampaikan rencana pemberian grace period atau masa tenggang untuk kredit usaha yang sulit dibayarkan masyarakat akibat kondisi ekonomi pascagempa.

baca juga: Kronologi Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kelonggaran tersebut menjadi salah satu bentuk respons pemerintah terhadap dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat. Gempa tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas usaha serta pendapatan warga.

Pengungsi Juga Sampaikan Persoalan Kesehatan

Selain persoalan pembayaran kredit, masyarakat di lokasi pengungsian menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan anggota keluarga. Sejumlah warga masih menjalani perawatan di tenda-tenda yang berada di sekitar posko pengungsian.

Menanggapi keluhan tersebut, Gibran meminta pihak terkait memastikan pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut segera dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas kesehatan yang memadai.

Langkah tersebut penting untuk memastikan kebutuhan medis masyarakat terdampak tetap terpenuhi. Penanganan kesehatan menjadi bagian penting dalam masa tanggap darurat, terutama bagi warga yang membutuhkan layanan medis lebih kompleks.

Gibran Tinjau Sejumlah Lokasi Terdampak Gempa

Gibran sebelumnya meninjau sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur pada Jumat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat setelah gempa NTT yang terjadi pada Sabtu (15/8).

Sehari sebelumnya, Kamis (20/8), Wapres juga mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian dan rumah sakit di Kabupaten Sikka. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemantauan penanganan masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah NTT.

Berdasarkan data BNPB hingga Jumat (21/8) pukul 16.00 WIB, gempa NTT telah menyebabkan 83 orang meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 986 orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Besarnya dampak gempa membuat penanganan tidak hanya berfokus pada evakuasi dan kebutuhan dasar. Pemulihan ekonomi masyarakat, layanan kesehatan, perbaikan infrastruktur, serta keberlanjutan aktivitas usaha juga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.

Pemberian masa tenggang kredit diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memulihkan kondisi ekonomi sebelum kembali memenuhi kewajiban pembayaran. Pemerintah perlu memastikan koordinasi dengan pihak terkait berjalan efektif agar kebijakan tersebut dapat menjangkau warga yang benar-benar terdampak.

baca juga: Gibran pastikan pendataan dan perbaikan rumah rusak di Manggarai Timur

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like