- sonicspirits – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan Bazar Rakyat yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu, merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut agar momentum Idul Fitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurut Teddy, kegiatan ini dirancang secara terpadu dengan melibatkan berbagai kementerian serta menghadirkan beragam aktivitas bagi masyarakat. “Bapak Presiden menginstruksikan kami, kemudian melalui juga ada Kementerian UMKM dan beberapa kementerian lainnya untuk melaksanakan bazar. Kemudian pasar murah, kemudian ada hiburan rakyat, kemudian ada permainan anak-anak,” ujar Teddy.
Bazar Rakyat di Monas menghadirkan berbagai kegiatan yang menyasar kebutuhan masyarakat luas. Selain bazar produk UMKM dengan harga terjangkau, juga tersedia pasar murah yang menjual bahan pokok dengan harga di bawah pasaran. Untuk memeriahkan suasana, panitia juga menyediakan hiburan rakyat berupa pertunjukan musik dan seni budaya. Anak-anak pun tidak ketinggalan menikmati wahana permainan yang disediakan secara gratis. Semua kegiatan ini dirancang agar keluarga dapat menikmati momen jelang Lebaran dengan penuh kebersamaan.
Teddy menjelaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian menjadi kunci sukses penyelenggaraan Bazar Rakyat. Kementerian UMKM berperan dalam memfasilitasi pelaku usaha kecil untuk memasarkan produknya. Sementara kementerian lain turut mendukung dengan menyediakan logistik, keamanan, dan berbagai kebutuhan operasional lainnya. Pendekatan terpadu ini memastikan bahwa manfaat kegiatan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. “Ini adalah bentuk kehadiran negara untuk meringankan beban masyarakat menjelang Idul Fitri,” tambah Teddy.
Ke depan, pemerintah berencana untuk terus menggelar kegiatan serupa secara rutin tidak hanya di Jakarta tetapi juga di daerah-daerah. Presiden Prabowo Subianto ingin memastikan bahwa setiap momen penting seperti Idul Fitri benar-benar membawa kebahagiaan bagi seluruh rakyat. Melalui Bazar Rakyat, pemerintah hadir tidak hanya sebagai regulator tetapi juga sebagai fasilitator yang mendekatkan diri dengan kebutuhan masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian rakyat.
“Baca Juga : Politik Sepekan: Juwono Tutup Usia hingga WFH ASN“
Bazar Rakyat di Monas Perluas Kebahagiaan Lebaran, Terinspirasi Antusiasme Warga di Istana
Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, penyelenggaraan Bazar Rakyat di Monas juga dilatarbelakangi oleh tingginya antusiasme masyarakat pada kegiatan sebelumnya di Istana saat Lebaran. Pemerintah pun berupaya memperluas akses kebahagiaan tersebut melalui kegiatan serupa di ruang publik yang lebih terbuka. “Bapak Presiden ingin membuat nuansa kegembiraan Lebaran ini masih terasa, sehingga mungkin untuk pertama kalinya ya, pertama kalinya setelah Lebaran di sini, di Monas, di lapangan besar ini dibuatlah acara seperti ini,” ujar Teddy.
Teddy menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat yang membludak saat acara di Istana menjadi momentum bagi pemerintah untuk menghadirkan pengalaman serupa dengan skala yang lebih luas. Monas dipilih sebagai lokasi karena merupakan ruang publik yang ikonik dan mampu menampung masyarakat dalam jumlah besar. Dengan demikian, masyarakat yang tidak sempat hadir di Istana tetap dapat merasakan suasana kebersamaan dan kegembiraan Lebaran. “Jadi kalau rekan-rekan lihat di belakang ada Istana untuk rakyat, jadi diharapkan semuanya masyarakat bisa merayakan Lebaran,” katanya.
Bazar Rakyat di Monas menghadirkan konsep “Istana untuk Rakyat” yang menjadi simbol bahwa ruang-ruang publik dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini dirancang agar setiap warga, dari berbagai latar belakang, dapat merasakan kehadiran negara di tengah perayaan Idul Fitri. Selain bazar dan pasar murah, acara ini juga dimeriahkan dengan hiburan rakyat dan wahana permainan anak. Semua kegiatan disediakan secara gratis atau dengan harga yang sangat terjangkau, sehingga tidak memberatkan masyarakat.
Ke depan, pemerintah berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai tradisi tahunan yang tidak hanya terpusat di Jakarta tetapi juga merambah ke berbagai daerah. Presiden Prabowo Subianto ingin memastikan bahwa semangat kebersamaan dan kegembiraan Lebaran dapat dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia. Dengan membawa “Istana untuk Rakyat” ke ruang-ruang publik, pemerintah hadir tidak hanya sebagai penguasa, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang merayakan hari kemenangan bersama. Inisiatif ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk terus mendekatkan diri kepada rakyat.
“Baca Juga : Wapres Gibran Tinjau Proyek Pengaspalan Jalan Desa di Sragen“