Categories Techno

Pendapatan Microsoft Naik 18 Persen pada Q4 2026

Pendapatan Microsoft Tembus 90 Miliar Dolar AS pada Q4 2026 Berkat Pertumbuhan AI dan Cloud

Microsoft Catat Kinerja Keuangan Positif pada Kuartal Keempat 2026

Microsoft membukukan kinerja keuangan yang kuat pada kuartal keempat (Q4) tahun fiskal 2026 dengan pendapatan mencapai 90 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan yang dirilis pada Rabu (29/7) menunjukkan pertumbuhan bisnis Microsoft tetap solid di tengah meningkatnya permintaan terhadap layanan komputasi awan, kecerdasan buatan (AI), dan ekosistem perangkat lunak perusahaan.

Selain pertumbuhan pendapatan, Microsoft mencatat laba bersih kuartalan sebesar 35,8 miliar dolar AS berdasarkan prinsip akuntansi yang diterima secara umum atau generally accepted accounting principles (GAAP). Nilai tersebut naik 31 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Kinerja laba per saham dilusian Microsoft juga mengalami peningkatan. Perusahaan mencatat laba per saham sebesar 4,81 dolar AS, atau tumbuh 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

baca juga: WhatsApp Web Akhirnya Bisa Video Call Tanpa Aplikasi Tambahan, Apa Saja Fiturnya?

Azure dan Microsoft 365 Copilot Jadi Penggerak Pertumbuhan Bisnis

Pada periode yang sama, laba operasional Microsoft meningkat 18 persen secara tahunan menjadi 40,6 miliar dolar AS. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga efisiensi sekaligus memperluas bisnis berbasis teknologi.

Jika tidak memperhitungkan dampak investasi Microsoft di OpenAI, laba bersih kuartalan perusahaan mencapai 35,3 miliar dolar AS. Angka itu meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Microsoft juga mencatat kenaikan laba per saham dilusian tanpa dampak investasi OpenAI menjadi 4,74 dolar AS, naik 23 persen secara tahunan.

Performa positif tersebut didukung oleh perkembangan layanan cloud Azure dan produk berbasis kecerdasan buatan. Untuk pertama kalinya, pendapatan Azure berhasil melampaui 100 miliar dolar AS dalam satu tahun fiskal.

Selain itu, layanan produktivitas berbasis AI Microsoft 365 Copilot telah digunakan oleh lebih dari 30 juta pengguna berbayar. Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya adopsi teknologi AI oleh pelanggan bisnis dan organisasi.

Microsoft Bukukan Pendapatan Tahunan 331,8 Miliar Dolar AS

Sepanjang tahun fiskal 2026, Microsoft mencatat pendapatan sebesar 331,8 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat 18 persen dibandingkan tahun fiskal sebelumnya.

Dari sisi profitabilitas, laba operasional GAAP Microsoft naik 21 persen menjadi 155,2 miliar dolar AS. Sementara itu, laba bersih GAAP sepanjang tahun mencapai 133,7 miliar dolar AS atau meningkat 31 persen secara tahunan.

Kinerja tahunan tersebut memperlihatkan posisi Microsoft yang semakin kuat dalam persaingan industri teknologi global. Perusahaan terus mengembangkan infrastruktur AI, layanan cloud, serta solusi digital untuk berbagai sektor.

Chairman sekaligus CEO Microsoft, Satya Nadella, mengatakan perusahaan terus berupaya meningkatkan nilai teknologi bagi pelanggan melalui inovasi berbasis AI.

“Kami terus mendorong batas pada cost-to-outcome, memastikan setiap pelanggan dapat mengubah token menjadi hasil bisnis,” ujar Nadella.

Ia menambahkan bahwa pencapaian Azure yang menembus pendapatan 100 miliar dolar AS serta pertumbuhan pengguna Microsoft 365 Copilot menjadi bukti meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap solusi AI Microsoft.

Outlook Microsoft Fokus pada Ekspansi AI dan Infrastruktur Digital

Dengan pertumbuhan pendapatan yang konsisten, Microsoft diperkirakan akan terus memperkuat investasi pada infrastruktur kecerdasan buatan dan pusat data untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Perusahaan juga akan mempertahankan strategi integrasi AI ke berbagai produk, mulai dari layanan cloud hingga aplikasi produktivitas. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Microsoft memperluas penggunaan teknologi AI di lingkungan bisnis global.

Kinerja Q4 tahun fiskal 2026 menunjukkan bahwa strategi cloud dan AI menjadi faktor penting dalam pertumbuhan Microsoft. Perusahaan masih memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi sebagai salah satu pemain utama dalam transformasi digital dunia.

baca juga: Kemkomdigi: Penanganan radikalisasi di ruang digital perlu kolaborasi

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like